UMKM Kini Lebih Mudah Dapat KUR BNI dengan Persyaratan yang Praktis

Jumat, 13 Februari 2026 | 10:58:11 WIB
UMKM Kini Lebih Mudah Dapat KUR BNI dengan Persyaratan yang Praktis

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pelaku UMKM di 2026. 

Program ini menawarkan bunga rendah dan proses pengajuan relatif mudah sehingga cocok untuk tambahan modal kerja maupun investasi usaha. BNI menyediakan berbagai skema yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha.

Skema pertama adalah KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta dan bunga 6% per tahun. Tenor pinjaman maksimal 3–5 tahun tanpa agunan tambahan, cocok bagi usaha pemula atau skala sangat kecil. Skema kedua, KUR Mikro, menyediakan plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan tenor hingga 5 tahun tanpa wajib agunan tambahan.

Sementara itu, KUR Kecil memberikan plafon mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan bunga 6% per tahun. Tenor maksimal 4–5 tahun dengan syarat agunan sesuai ketentuan bank, cocok untuk usaha yang membutuhkan modal besar. Beragam skema ini memberi fleksibilitas bagi pelaku usaha untuk memilih sesuai kapasitas dan kebutuhan.

Persyaratan Pengajuan KUR BNI

Calon debitur harus memenuhi persyaratan umum untuk mengajukan KUR, termasuk berstatus Warga Negara Indonesia dan berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. 

Usaha yang diajukan harus telah berjalan minimal enam bulan, serta pemohon tidak memiliki kredit produktif dari bank lain. Selain itu, debitur tidak boleh memiliki riwayat kredit macet berdasarkan data SLIK OJK.

Dokumen pendukung yang harus disiapkan meliputi fotokopi KTP pemohon dan pasangan, Kartu Keluarga, dan Surat Keterangan Usaha atau Nomor Induk Berusaha. Untuk pengajuan di atas Rp50 juta wajib menyertakan NPWP. KUR Kecil juga memerlukan dokumen agunan sebagai bagian dari proses administrasi kredit.

Persiapan dokumen lengkap menjadi kunci agar proses pengajuan berjalan lancar. Kekurangan dokumen dapat menunda pencairan pinjaman. Oleh karena itu, debitur dianjurkan memeriksa kelengkapan sebelum mengajukan KUR.

Cara Daftar KUR BNI 2026

Pengajuan KUR dapat dilakukan secara online melalui laman resmi BNI dengan mengisi data diri dan informasi usaha. Pemohon harus mengunggah dokumen yang dibutuhkan dan menunggu proses verifikasi serta survei usaha. Setelah disetujui, akad kredit dilakukan sebagai tahap terakhir.

Alternatif lain adalah pengajuan langsung ke kantor cabang BNI terdekat dengan membawa dokumen persyaratan lengkap. Proses analisa dan survei dari pihak bank menjadi bagian dari penilaian kelayakan kredit. Waktu pencairan biasanya memerlukan 3–14 hari kerja tergantung kelengkapan dokumen dan hasil verifikasi.

Pilihan metode pengajuan ini memberi fleksibilitas bagi pelaku usaha. Debitur dapat memilih sesuai kenyamanan dan kondisi lokasi. Kedua cara tersebut tetap mengutamakan kecepatan dan kemudahan proses bagi pemohon.

Estimasi Cicilan KUR BNI

Cicilan KUR dihitung berdasarkan bunga 6% per tahun dengan tenor yang beragam. Untuk pinjaman Rp25 juta, tenor 12 bulan sekitar Rp2,1 juta per bulan, sedangkan tenor 24 bulan sekitar Rp1,1 juta per bulan. Tenor 36 bulan sekitar Rp790 ribu, tenor 48 bulan Rp620 ribu, dan tenor 60 bulan Rp510 ribu per bulan.

Pinjaman Rp50 juta memiliki tenor 12 bulan sekitar Rp4,3 juta per bulan dan tenor 24 bulan Rp2,2 juta. Tenor 36 bulan Rp1,5 juta, tenor 48 bulan Rp1,2 juta, dan tenor 60 bulan Rp1 juta per bulan. Sementara pinjaman Rp100 juta, tenor 12 bulan sekitar Rp8,7 juta per bulan, tenor 24 bulan Rp4,5 juta, dan tenor 36 bulan Rp3,1 juta.

Estimasi cicilan ini membantu pelaku usaha merencanakan kemampuan bayar secara matang. Dengan simulasi ini, debitur dapat menyesuaikan pinjaman dengan kebutuhan modal usaha. Hal ini mempermudah pengelolaan keuangan dan mengurangi risiko gagal bayar.

Manfaat KUR BNI bagi UMKM

KUR BNI 2026 menjadi alternatif pembiayaan menarik bagi pelaku UMKM karena plafon besar dengan bunga ringan dan proses mudah. Pilihan skema yang beragam memungkinkan pengusaha menyesuaikan pinjaman sesuai kapasitas. Dengan dukungan pembiayaan ini, diharapkan pertumbuhan usaha dapat berlangsung lebih berkelanjutan.

Program ini juga mendorong inklusi keuangan dan memperkuat ekosistem UMKM nasional. KUR memberikan akses modal yang lebih merata bagi berbagai jenis usaha. Dengan ketersediaan dana yang tepat, UMKM dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Keberadaan KUR diharapkan menstimulus inovasi usaha dan meningkatkan daya saing. Dengan strategi bunga rendah dan proses praktis, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk ekspansi. Program ini menjadi salah satu langkah penting mendukung kemajuan sektor UMKM di Indonesia.

Terkini